Simak! Ini 4 Tips Merawat Mobil Listrik




Jakarta – Kendaraan ramah lingkungan saat ini sudah mulai banyak ditawarkan di pasar Tanah Air. Masyarakat pun banyak yang tertarik dengan kehadiran mobil listrik ini. Mobil ramah lingkungan menggunakan sistem yang dijalankan dengan komputer serta daya listrik. Biasanya, mobil ramah lingkungan minim perawatannya.

Namun, walaupun komponennya lebih sedikit, mobil listrik juga tentunya memerlukan servis yang rutin. Tidak seperti mobil yang menggunakan bahan bakar bensin, mobil listrik butuh waktu yang cukup lama sebelum kembali ke bengkel.

Selain itu, biaya perawatan mobil listrik jauh lebih murah, walaupun harganya yang lebih mahal dibandingkan dengan mobil bensin lainnya. 

Mobil listrik memiliki tiga komponen utama yakni baterai, motor listrik, dan sistem penggeraknya. berikut ini tips merawat mobil listrik, agar kendaraan listrik anda tetap sehat.


1. Rutin cek radiator
Sama dengan mobil bensin pada umumnya, Mobil listrik tetap memerlukan radiator untuk mendinginkan motor listrik dan baterai. Sedangkan mobil dengan bahan bakar bensin, radiator digunakan untuk mendinginkan mesin. 

Baca Juga: Berikut Daftar Mobil yang Meluncur di GIIAS 2021
Penggantian fluida disarankan setelah pemakaian 60 ribu km. bila penggunaan rata-rata 10 ribu – 20 ribu pertahun, maka dibutuhkan waktu 3-6 tahun untuk mengganti coolant radiator.


2. Gunakan slow charging
Menggunakan slow charging disarankan agar baterai lebih awet. Namun, membutuhkan waktu yang lebih lama dari biasanya yang menggunakan fast charging. Pemilihan mode pengisian juga berpengaruh untuk kondisi dan usia baterai.


3. Charge meski tidak dipakai
Salah satu Kelemahan baterai listrik ada pada daya baterainya yang disimpan akan tetap hilang walaupun tidak digunakan. Jika daya baterai kurang dari 10 persen dalam waktu yang lama, baterai rawan mengalami kerusakan. Maka dari itu, dianjurkan untuk tetap mengcharge baterai secara teratur walaupun mobil tersebut tidak digunakan.


4. Servis rutin
Walaupun mobil listrik menggunakan komponen yang lebih sedikit. Akan tetapi, Mobil listrik tetap memerlukan servis yang rutin. Namun, tidak seperti mobil bensin. Mobil listrik memerlukan waktu yang lebih lama sebelum kembali ke bengkel. 

Sebagai contoh, mobil listrik porsche dianjurkan datang ke bengkel setelah menempuh 20 ribu km. Berarti, cukup 1-2 tahun sekali untuk datang ke bengkel jika hanya digunakan di dalam kota saja.


(Ranutyas Djati Kusuma)

0 Comments